Kamis, 09 Mei 2013

Carthaginians nya Sepakbola, Arsenal!


They say we are a selling club. Mereka bilang Arsenal adalah klub penjual pemain. Mereka bilang Arsenal adalah supermarket, dimana tempat menjual berbagai macam pemain mulai dari yang masih belia hingga yang sudah uzur, dari yang murah hingga yang mahal. semuanya bisa anda temukan di Arsenal.

Apakah Arsenal sebuah feeder club ? apakah Arsenal supermarket pemain ? apakah Arsenal klub penjual pemain ? Tidak!. Arsenal bukan klub penjual pemain. Arsenal menjual dan membeli. Arsenal tahu cara memutarbalikan uang.

Carthage adalah nama kota yg terletak di afrika utara atau tepatnya di wilayah Tunisia sekarang. Seperti Roma, nama Carthage dipakai sebagai nama kerajaan. Asal muasal kerajaan ini berasal dari timur tengah, tepatnya di pesisir laut mediterania, didaerah itu bermukim bangsa yg terkenal sebagai penguasa lautan yaitu bangsa Phoenicia (Funisia). Bangsa Carthaginians adalah pedagang laut terhebat dari Mediterania kuno. Terkenal dengan kapal cedar, masyrakat berkain ungu, dan pedati. Semenjak ribuan tahun sebelum Masehi, Bangsa Phoenicia telah berlayar ke hampir seluruh eropa, afrika dan asia,

Sama seperti Wenger. Hannibal tokoh yang terkenal dari Carthage mempunyai kekuatan yang hebat dalam hal berdagang. Mereka membeli apa yang orang sebut 'sampah' lalu menjualnya lalu apa yang mereka jual jauh lebih berharga daripada apa yang mereka beli. Seperti Arsenal, bukan ?

Skema kesuksesan keuangan Arsenal dan Dortmund  

Arsenal tidak mungkin mengalahkan klub sugar daddy dalam segi finansial, dinasti oilgarchy saat ini begitu mendominasi di dunia sepakbola. Chelsea, Manchester City, Paris Saint Germain adalah salah tiga dari korban kekuasaan raja minyak. Mereka akan selalu membeli pemain hebat dengan harga yang sangat tinggi. terutama dari Arsenal.

 

Apakah dengan ini akan membuat Arsenal menjadi klub pembeli ? beberapa klub semenjana sudah menganggap arsenal sebagai klub pembeli. Tapi klub sugar daddy dan klub spanyol yang boros akan selalu mempunyai dana yang lebih banyak daripada Arsenal. Jadi, mereka akan membeli pemain dari Arsenal. Jadi, Arsenal akan selalu disebut sebagai klub penjual pemain.

Mereka, you know who. membayar pria rentan cidera berusia 29 tahun sebesar 24 juta poundsterling, lalu Arsenal membeli Cazorla dan Podoski dengan harga yang sama dan dengan kontrak 4 tahun. Lalu Barcelona membayar 15 juta euro untuk Alex Song, entah tradisi atau kebijakan klub, mereka selalu membayar dimuka dan melunasi nya 3 tahun kedepan. lalu Arsenal mendapatkan seorang striker haus gol, Olivier Giroud yang hanya seharga 12 juta euro.

then, they've said Arsenal didn’t strengthen the squad.. Hanya orang idiot yang berkata seperti itu. Arsenal membeli, menjual. Membeli 2 pemain kelas kacangan seperti Robin Van Persie dan Alex Song lalu mengubah nya menjadi pemain kelas dunia yang namanya selalu menjadi headline di media. Dari awal yang tidak menjanjikan menjadi target utama scout klub eropa.

Hanya ada satu alasan Wenger tetap berada di Ashburton Grove hingga saat ini. banyak tawaran menggiurkan datang dari klub yang mampu membayar Wenger berlipat ganda. Atau dia bisa resign dari Arsenal dan membuka online shop, lalu menjual barangnya di ebay. dengan gelar sarjana ekonominya sudah pasti usahanya akan laku keras. Tapi tidak, Le Proffeseur memilih bertahan di Arsenal karna dia tahu dia bisa melakukannya lagi, membawa Arsenal mengangkat tinggi-tinggi trophy premier league dan membawa pulang The"Big Ear" ke rumah, Emirates stadium.

Dia tahu lebih banyak tentang manajemen klub daripada kita ataupun Deddy Courbuzier, dia tahu lebih banyak tentang keuangan klub daripada kita ataupun presiden World Bank, Sri Mulyani. Orang cerdas seperti Wenger tahu apa yang akan ia perbuat untuk  Arsenal.

Kejuaraan tidak dimenangkan oleh pemain yang muncul selama 90 menit seminggu. tetapi oleh seorang manajer visioner yang bekerja 24 x 7 x 365 untuk membangun sebuah tim yang tangguh dan penuh passion,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages